Tampilkan postingan dengan label matematika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label matematika. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Januari 2012

HIMPUNAN (Bagian 2)

HUBUNGAN ANTAR HIMPUNAN

1.      HIMPUNAN SALING LEPAS
Contoh :
P = {a,b,c}     
Q = {1,2,3,4}
Himpunan P saling lepas dengan himpunan Q, ditulis P // Q.
Dua himpunan yang tidak kosong dikatakan saling lepas atau saling asing jika kedua himpunan tersebut tidak mempunyai anggota persekutuan.

2.      HIMPUNAN TIDAK SALING LEPAS
M = {1,2,3,4,5}         
N = {2,3,5,7,11}
Dua himpunan A dan B dikatakan tidak saling lepas (berpotongan) jika A dan B mempunyai anggota persekutuan, tetapi masih ada anggota A yang bukan anggota B dan ada anggota B yang bukan anggota A.
3.      DUA HIMPUNAN SAMA
Y = {1,2,3}
X = {3,2,1}
Maka : A = B
Dua himpunan dikatakan sama, apabila kedua himpunan mempunyai anggota yang tepat sama.

4.      HIMPUNAN EKUIVALEN
Jika banyaknya anggota himpunan P = banyaknya anggota himpunan Q, atau n(P) = n(Q) maka P dan Q dikatakan ekuivalen.
Dua himpunan A dan B dikatakan ekuivalen jika n(A) = n(B).

Senin, 26 Desember 2011

MATEMATIKA ITU SEDERHANA

Banyak cara membuat matematika menjadi pelajaran yang mudah dan menyenangkan, dari yang tradisional menggunakan batang lidi, sampai yang mutakhir ala Glenn Doman. Kuncinya adalah kreativitas.

Glenn Doman

Khusus anak balita, mereka memerlukan system pembelajaran, metode, dan sarana yang tepat supaya bisa merasa senang dan mudah saat mempelajari matematika.
Berangkat dari fungsi otak yang memiliki kemampuan menyerap informasi yang luar biasa pada seorang anak, Dr Glenn Doman menunjukkan betapa mudahnya mengajarkan matematika ke anak balita dan menjadikan proses belajar tersebut menyenangkan.
Menurut Irene F Mongkar, seorang praktisi metode Glenn Doman, pada masa tiga tahun pertama, otak balita mengalami perkembangan yang sangat pesat. Akibatnya, stimulasi yang diberikan pada masa ini akan merangsang kecerdasannya.
Pertanyaannya, bagaimana metode ini mampu membuat pelajaran matematika menjadi begitu menarik dan menyenangkan buat anak-anak Anda?

Tahap Pertama : Perkenalkan Jumlah
Perlihatkan kepada anak, kartu-kartu putih berukuran 28 x 28 cm dengan gambar dot (lingkaran berukuran 2 cm) berwarna merah, mulai dari kartu berjumlah dot 1 – 100.
Untuk memperkenalkan jumlah, cukup dengan memberi 5 kartu, dengan sangat cepat (2 kartu untuk satu detik) dan di ulang sebanyak 3 kali sehari.

Tahap Kedua : perkenalkan Persamaan.
Kembali kita menunjukkan kartu-kartu dot, misalnya dot berjumlah 5, 7, dan 12. Tunjukkan kartu tersebut dengan mengatakan “lima ditambah tujuh sama dengan dua belas”.
Berikan tiga persamaan dalam setiap pengajaran, dan sehari berikan 3 kali pengajaran. Harus dicatat, setiap persamaan tidak di ulang lagi.